Bang-Ipat Daftar ke KPUD Jembrana, 2 Mantan Bupati Dampingi Pendaftaran
Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan dan I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat) menjadi yang pertama mendaftarkan diri ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten Jembrana pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (29/8).
Pasangan ini diusung oleh 12 partai politik, termasuk tiga partai parlemen yakni PDI Perjuangan, PKB, dan PPP, serta sembilan partai non-parlemen. Dengan mengusung visi dan misi “Jembrana Maju, Harmonis, dan Bermartabat”, pasangan Bang-Ipat didampingi oleh dua mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa dan I Putu Artha, saat mendaftarkan diri ke KPU Jembrana.
Sebelum pendaftaran, pasangan bakal calon bersama ribuan simpatisan dari 12 partai pengusung berkumpul di Taman Sangkur untuk melaksanakan deklarasi bersama dan membacakan visi misi mereka. Setelah itu, mereka melakukan long march sejauh 800 meter dari Taman Sangkur menuju Kantor KPU Jembrana, diiringi oleh musik tradisional. Sesampainya di KPU Jembrana, mereka disambut dengan pertunjukan Jegog Mebarung dan seni bela diri khas Melayu Kampung Loloan.
Dalam konferensi pers usai pendaftaran, I Made Kembang Hartawan mengungkapkan harapannya agar pemimpin yang terpilih dalam Pilkada kali ini datang dari timur, mengingat mereka mendaftar di pagi hari. “Hari ini, hari baik untuk mendaftar sebelum jam 12.00 Wita. Kami memilih datang pagi berharap dalam periode ini lahir pemimpin dari timur bersama lahirnya fajar menyingsing,” ujarnya.
Kembang Hartawan juga menyampaikan bahwa kedatangan mereka diikuti oleh lebih dari 2.000 simpatisan, termasuk dua tokoh legendaris Jembrana, mantan Bupati I Gede Winasa dan I Putu Artha. “Kami juga didampingi oleh Bapak Winasa dan kakak kami I Putu Artha. Para simpatisan yang diundang 2.000 orang, tetapi yang hadir lebih dari itu,” ucapnya.
Mengenai peluang kemenangan, Kembang optimis akan meraih lebih dari 50 persen suara dalam Pilkada Jembrana 2024. “PDI 48 persen, PPP, PKB, ditambah partai non-parlemen, kami perkirakan di atas 50 persen. Jangan lupa ada kekuatan militansi Pak Putu Artha dan Pak Winasa,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ipat juga berterima kasih kepada KPU dan Bawaslu Jembrana atas penyelenggaraan yang baik. Mengenai statusnya sebagai Wakil Bupati, Ipat menyatakan bahwa proses pengunduran dirinya masih berjalan dan sedang menunggu surat pemberhentian dari Kementerian Dalam Negeri.
Berita Terkait Lainnya>
Terapkan Gotong Royong Pembiayaan Aktifkan TMD, Gubernur Koster Berhasil Efisiensi Anggaran hingga Rp 30 M
21 April 2025
266Siaran TV Digital Jangkau 90 Persen Wilayah Buleleng dan Jembrana, Gubernur Koster Siap Jadikan Turyapada Tower Kawasan Wisata Dunia
21 April 2025
318Buka Pawai Budaya Serangkaian HUT ke-254 Kota Gianyar, Wagub Giri Prasta Komit Dukung Pelestarian Adat, Seni, dan Budaya
21 April 2025
367Bali Satu-satunya Provinsi di Indonesia yang Pertama Ajukan Sensus Budaya ke BPS
21 April 2025
Pidato Lengkap Megawati Saat Pembukaan Kongres IV PDIP
Paduan Suara PDI Perjuangan BALI - Juara I